Agung Laksono Polisikan Azis Syamsuddin Terkait Mubeslub Kasgoro 57 Ilegal

Agung Laksono Polisikan Azis Syamsudin Terkait Mubeslub Kasgoro 57 Ilegal

Viaberita.com – Agung Laksono selaku Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, mengadukan Azis Syamsuddin dan Bowo Sidiq Pangarso ke Kepolisian. Agung menilai keduanya telah melakukan pelanggaran hukum dengan melaksanakan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Kosgoro 1957 di Bali.

Pelaksanaan Mubeslub Kasgoro 1957 yang dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie ini menjadi bermasalah karena tanpa seijin Agung Laksono sehingga dinilainya ilegal. Padahal masa jabatannya sebagai ketua umum baru akan berakhir pada tahun 2018 mendatang.

“Kami tidak bisa diamkan apa yang mereka (Azis, dkk) lakukan. Kami sudah laporkan ke pihak ke polisian,” kata Agung Laksono di Jakarta, Senin (18/1/2016) kemarin.

Agung Laksono menyampaikan bahwa Sabil Rahman selaku Sekjen PPK Kosgoro 1957, telah membuat laporan resmi ke kepolisian terkait masalah ini. Menurutnya, tindakan ini dilakukan dengan tujuan agar tidak ada lagi pihak – pihak lain yang merusak tatanan demokrasi di Indonesia.

“Di Kosgoro 1957 tidak ada persoalan. Kita minta pihak kepolisian menindak mereka yang memotori acara Mubeslub Kosgoro 57 di Bali. Ketum-nya masih saya dan sah tercatat di Kemkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia),” terang Ketum Partai Golkar hasil Munas di Ancol ini.

Sementara itu, ia juga menilai apa yang dilakukan oleh Azis syamsuddin dan Bowo Sidiq Pangarso ini adalah upaya untuk memecah belah organisasi Kosgoro 57. Apalagi menurutnya Azis syamsuddin dan Bowo Sidiq Pangarso sendiri sudah tidak lagi tercatat sebagai pengurus Kasgoro 1957.

Azis syamsuddin bukan pengurus Kosgoro jadi tidak berhak melakukan hal-hal yang mengatasnamakan Kosgoro 57. Itu ilegal dan bertentangan dengan AD/ART organisasi,” tegasnya.

You must be logged in to post a comment Login