Moto GP 2016 : Berikut Skema Perhitungan Poin Klasemen MotoGP Tahun Ini

Viaberita.com – Kemenangan Jorge Lorenzo di seri perdana MotoGP 2016 di Qatar membuat posisi nya berada di puncak klasemen MotoGP tahun ini.  Hasil MotoGP Qatar juga sekaligus menghasilkan jawara baru di sirkuit Losail yakni Jorge Lorenzo yang berhasil mempertahankan posisi pertama dari start hingga garis finis lap terakhir. Valentino Rossi yang seharusnya mempertahankan juara GP Qatar tahun lalu harus rela menerima kekalahannya di musim ini dengan finis nomer 4.

Sistem perhitungan poin dalam MotoGP sempat mengalami beberapa perubahan. Untuk sistem perolehan poin MotoGP tahun ini sendiri sudah digunakan sejak musim 1993. Lomba balap motor dunia Grand Prix pertama kali digulir Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) pada 1949. Hak komersialnya dipegang pihak Dorna Sports. Saat itu pembalap pertama yang meraih gelar juara adalah Leslie Graham.

Baca Juga : Hasil MotoGP Qatar 2016: Lorenzo Awali Kemenangan Musim ini

Saat itu, satu musim hanya digelar 5 seri. Sistem distribusi poin yang digunakan saat itu juga berbeda. Pembalap tercepat hanya berhak mengantongi 10 poin. Untuk runner up berhak bawa pulang 8 poin. Sejak itu, besaran pembagian poin sempat mengalami beberapa perubahan. Pembalap yang jadi pemenang pun sempat cuma mendapat 8 poin. Sistem itu digunakan pada musim 1950-1968.

Musim 1969, perubahan kembali terjadi. Pembalap tercepat saat itu akan diberikan 15 poin. Sempat menggunakan sistem 20 poin pada 1998-1992, pembagian 25 poin akhirnya dipatenkan sejak musim 1993 hingga MotoGP 2016 ini. Urusan pengoleksi poin terbanyak, Valentino Rossi adalah jagoannya. Selama berkarier di kelas MotoGP, pembalap kelahiran 16 Februari 1979 itu mampu mengoleksi 3.942 poin. Ia ungguli Dani Pedrosa yang mengoleksi 2.488 poin dan Jorge Lorenzo dengan 2.367 poin.

Baca Juga : Juara MotoGP Qatar 2016: Rossi Tak Mampu Mempertahankannya

Namun, untuk pengoleksi jumlah poin terbanyak dalam semusim adalah Jorge Lorenzo. Prestasi itu diukir pada musim 2010. Saat itu, pembalap asal Spanyol ini mampu meraih 383 poin dari 18 seri. Ia catat 16 podium dan 9 kemenangan.

Skema Perolehan Poin MotoGP 2016 di Setiap Balapan :

1st place = 25 points
2nd place = 20 points
3rd place = 16 points
4th place = 13 points
5th place = 11 points
6th place = 10 points
7th place = 9 points
8th place = 8 points
9th place = 7 points
10th place = 6 points
11th place = 5 points
12th place = 4 points
13th place = 3 points
14th place = 2 points
15th place = 1 points

Poin untuk Team

Raihan poin untuk team adalah berdasarkan dari jumlah pembalap yang diturunkan oleh team tersebut, bila pembalap yang diturunkan cuma 1 maka itulah poin untuk team, tapi kalau ada dua pembalap yang diturunkan maka total poin yang diraih pembalap ditambahkan menjadi total poin buat Team. Perhitungan maksimal hanya untuk dua pembalap jadi kalau ada pembalap ke tiga semua meraih poin dalam satu balapan maka yang dihitung Cuma dari dua pembalap teratas.

Poin Kostruktor

Perolehan poin untuk gelar konstruktor ini dapatkan dari motor pabrikan yang finis di posisi tertinggi dalam setiap balapan.

Sistem Poin Penalti di MotoGP 2016

Sistem poin penalti telah diperkenalkan di MotoGP sejak tahun 2013, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kelakuan negatif pembalap yang membahayakan pembalap lain. Jumlah poin penalti berkisar antara 1 – 10.

Sejak musim 2014 lalu, aturan poin penalti sudah diubah. Sebelumnya poin yang terakumulasi akan dihapus setiap musim balapan berakhir. Tapi sekarang poin penalti baru akan otomatis dihapus setelah berjarak 365 hari atau setahun sejak didapatkan oleh setiap pembalap.

Sanksi Poin Penalti :

Jika Sudah mencapati 4 poin -> start dari grid paling belakang.

Jika Sudah mencapati 7 poin -> start dari pit lane.

Jika Sudah mencapati 10 poin -> akan di diskualifikasi dari balapan.

You must be logged in to post a comment Login