Soerang anak terkubur hidup hidup di pantai oregon

Viaberita.com, Amerika – Pada jumat 29 agustus lalu terjadi hal tragis yang menimpa salah seorang anak bernama Isabel di pantai oregon. Isabel terkubur hidup hidup di lobang pasir yang dia buat sendiri. Isabel terkubur selama 5 menit sebelum mendapat pertolongan dari pihak kepolisian. Atas terjadinya peristiwa ini, para orang tua di himbau agar menjaga buah hati mereka saat bermain main di pantai.

Kejadian ini bermula ketika pada pada hari itu Isabel dan keluarganya berlibur ke Lincoln City dan berkunjung ke pantai oregon. Isabel yang berumur 9 tahun tengah asyik bermain dengan saudaranya pada sore hari di pantai. Mereka bermain pasir, pada saat itu isabel mengali pasir dan membentuk sebuah lubang. Pada saat itu Isabel berada di dalam lubang tersebut  dan saudaranya berada di luar lubang tersebut.

Semua berjalan biasa biasa saja sebelum sebuah teriakan dari Tracely Dudely, seorang pengunjung hotel di kawasan tersebut yang mengaku mendengar teriakan dari seorang anak kecil berulang kali. “awalnya saya kira teriakan itu dari anak kecil yang sedang asyik bermain di pantai, hingga saya mendengar teriakan itu berulang ulang”.

Isabel terkubur pasir galiannya akibat terlalu dalam ia menggali hingga pasir itu longsor dan mengubur dirinya hidup hidup. Para pengunjung pantai di sekitar langsung bergegas mengeluarkan isabel dari lobang berkedalaman 2-4 kaki atau 1,2 meter tersebut. Namun apa daya karena sifat pasir yang tidak padat akhirnya pasir masih saja berjatuhan ke lubang tersebut.

Hingga pihak kepolisian datang dan berhasil mengeluarkan isabel dari dalam lubang tersebut. Isabel sempat di beri pertolongan darurat CPR ata nafas buatan setelah di dapati tidak bernafas. Isabel di perkirakan terkubur di dalam pasir selama 5 menit lebih.

Segera Isabel di bawa ke rumaha sakit, akan tetapi nyawanya tidak bisa di selamatkan. Sebelumnya peristiwa semacam ini juga pernah terjadi di Half moon bay dan North Carolina of Outer Banks pada 21 juli dan 23 juni 2014.

You must be logged in to post a comment Login