Siswi SMP di Semarang Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru Musiknya

Siswi SMP di Semarang Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru Musiknya

Semarang, Viaberita.com – Terjadi kembali peristiwa kekerasan seksual yang dialami oleh seorang siswi SMP di salah satu SMP di Semarang. Siswi SMP tersebut menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual oleh guru les private musiknya. Akibat kejadian ini sang ibu yang mengetahui langsung melaporkan peristiwa ini ke sentran pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Pada laporan yang di ajukan sang ibu kepada polisi, awal terjadinya peristiwa ini bermula dari pelapor yang di tawari WK untuk menjadikan putrinya menjadi pemusik yang terkenal setelah mengikuti les di rumah terlapor.

Tawaran WK yang menggiurkan tersebut membuat sang ibu menerima tawaran tersebut. Pada hari Kamis (25/9/2014) korbandi minta untuk datang kerumah WK.

“Anak saya diminta untuk datang kerumahnya. Katany akan diberi pelajaran musik lebih dalam agar anak saya semakin handal dan menjadi pemusik terkenal,” kata sang ibu di SPKT Polrestabes Semarang, Jumat (29/9/2014).

Ketika korban dan terlapor berbincang cukup lama, ternyata terlapor mengatakan les private ditunda. Akan tetapi waktu korban akan pulang, pelaku melarang siswi tersebut untuk pulang dan menyuguhi dengan makanan dan minuman.

Karena telah di suguhi makanan dan minuman, membuat si korban merasa gak enak untuk menolaknya, kemudian ia memakan dan meminum yang telah disuguhkan. Selang bebrapa lama kemudian korban merasa pusing dan waktu itulah pelaku melakukan aksinya dan memaksa korban melayani nafsunya.

“Anak saya sudah melawan, akan tetapi WK mengancam,” uajar sang ibu.

Ketika korban pulang sampai dirumah, ibu sempat khawatir karena melihat anaknya telrihat lemas dan capek. Ketika ditanya kenapa, barulah korban menceritakan peristiwa yang telah dialaminya tersebut.

Akibat perbuatan yang dilakukan WK, ibu merasa tidak terima atas perbuatan bejatnya yang dilakukan kepada anaknya. Kemudian sang ibu melaporkan ke apolrestabes Semarang. Saat ini kasus yang dilaporkan oleh ibu korban sedang dilakukan pemeriksaan.

You must be logged in to post a comment Login