Sejarah dan Harga Tiket Masuk Tempat Wisata Pantai Parangtritis Yogyakarta

Viaberita.comPantai Parangtritis Yogyakarta adalah pantai yang ramai dikunjungi para wisatawan di Yogyakarta. Pantai ini berada di Kota Bantul kurang lebih 28 kilometer dari pusat kota. Pantai ini termasuk dalam wilayah Samudera Hindia. Di Pantai Parangtritis ini udaranya sangat sejuk dengan pemandangan pantai yang sangat menawan. Di sini anda bisa melihat gunungan pasir pantai yang disebut Gumuk.

Wisata pantai parangtritis yogyakarta

Wisata pantai parangtritis yogyakarta ig @eckyrfebrian

 

Para penduduk lokal banyak menyewakan berbagai fasilitas bagi para wisatawan yang ingin mengelilingi pantai dari timur ke barat seperti andong mini, kuda dan ATV. Fasiliatas tersebut disewakan dengan harga yang relative terjangkau. Di pinggir pantai anda bisa nikmati keindahan matahari terbenam sambil main pasir sambil melihat pemandangan yang berupa perbukitan dan pepohonan rindang serta subur.

Gambar pantai parangtritis jogja

Gambar pantai parangtritis jogja ig @asnadewistrohal

 

Harga tiket masuk Pantai Parangtritis sebenarnya tak banyak namun jika anda ingin menggunakan fasilitas yang ada seperti ATV, andong atau membeli souvenir dan oleh-oleh maka membutuhkan biaya tambahan. Untuk harga tiket masuk kePantai Parangtritis adalah Rp. 3.000 per orang. Tarif masuk sepeda motor Rp. 1.000 dan untuk mobil Rp. 5.000. Tarif parkir sepeda motor adalah Rp. 2.000 per motor dan mobil sebesar Rp. 5.000 per mobil. Tarif sewa andong atau kereta kuda Rp. 20.000 per sekali putaran. Tarik sewa ATV  Rp. 50.000 sampai Rp 100.000 per setengah jamnya.

Banyak sekali mitos dan sejarah pantai parangtritis. Seolah-olah menyimpan seribu cerita yang sangat menarik untuk diketahui selain dinikmati panoramanya. menurut cerita masyarakat, dulu ada seorang yang bernama Dipokusumo melarikan diri dari Kerajaan Majapahit. Saat itu ia bersemedi, melihat dari celah-celah batu karang yang menjatuhkan tetesan-tetesan air. Dalam bahasa Jawa, karang disebut dengan “paran”. Sedangkan tetesan-tetesan air itu disebut “tumatitis”, sehingga jadilah nama daerah itu dengan “Parangtritis” yang berarti air yang menetes dari batu. Mungkin cerita ini menjadi salah satu asal usul Pantai Parangtritis Yogyakarta.

 

Sudah banyak yang tau kan kalau Pantai Parangtritis diyakini menjadi bagian dari perwujudan kesatuan trimurti untuk Daerah Istimewa Yogyakarta. yakni benda, icon ataupun lainnya yang sangat melekat dengan sisi mistis kota Jogjakarta. Trimurti terdiri dari Gunung Merapi yang mempunyai elemen api, Pantai Parangtritis yang mempunyai elemen air dan Keraton Jogja berperan sebagai penyeimbang keduanya. Yang letak semuanya itu membentuk garis lurus dari utara ke selatan daerah Jogja.

pantai parangtritis yogyakarta

Pantai parangtritis yogyakarta ig @danang_elvareta

 

Dikabarkan Nyi Roro Kidul sangat menyukai warna hijau. Di lukisan, iapun menggunakan baju warna hijau. Maka dari itu pengunjung Parangtritis sebisa mungkin dilarang menggunakan baju warna hijau. Takutnya jika menggunakan baju warna hijau, Nyi Roro kidul meyukainya dan menjadikan pengunjung abdi di kerajaan pantai selatan. Istilah lainnya pengunjung yang menggunakan baju warna hijau tersebut akan diambil oleh ratu Nyi Roro Kidul.

Baca juga :

Pantai Indrayanti Gunung Kidul

 

Tempat Wisata di Jogja

 

Tempat Wisata Gunung Kidul Terbaik

 

Pantai Parangtritis Yogyakarta

Ternyata menurut juru kunci disana larangan di pantai parangtritis memakai baju hijau berkaitan dengan air laut di pantai Parangtritis yang warnanya agak kehijauan. Jika pengunjung menggunakan baju hijau, dan tenggelam maka tim SAR akan kesulitan dalam melakukan pencarian. Itulah sekilas tentang pantai parangtritis.

Etika Susilowati

Etika susilowati itu adalah saya, seorang wanita yang selalu memiliki keinginan merubah dunia menjadi lebih baik lagi. Menulis adalah hobiku.

Kamu pasti juga suka..

Komentari dong gan..