Satpam Spa Harmoni Tempat Pesta Gay, Ungkap Fakta Yang Mengejutkan

Viaberita.com, Jakarta – baru – baru ini berita menghebohkan datang dari tempat salah satu tempat Spa di bilangan Jakarta Utara. Diketahui tempat tersebut baru saja menciduk puluhan pasangan sesama jenis atau pesta seks gay. Namun ada yang menarik perhatian dari pernyataan salah satu petugas keamanan Ruko Plaza Harmoni di Jalan Suryo Pranoto, Gambir, berinisial T. Ia menyebutkan, ada dugaan ada keterkaitan antara kasus dugaan pesta seks gay di T1 Sauna Jakarta Pusat dengan Atlantis Gym di Jakarta Utara.

“Sama orangnya satu keluarga sama yang di Kelapa Gading (Atlantis). Masih saudara sepupu antara B (pemilik Atlantis) dan H (pemilik T1 Sauna) katanya,” kata T di lokasi, seperti yang dikutip dari laman kabarin.co, pada Minggu (8/10/2017) kemarin

Ia mengatakan, sejak pesta seks sesama jenis di Atlantis Gym dibongkar aparat kepolisian, pendapatan H di T1 Sauna berkurang, sehingga H disebut berniat menutup usahanya tersebut.

Lebih lanjut T menambahkan, di T1 Sauna terdapat kolam renang berukuran kecil di lantai atas. Terdapat juga tempat fitnes dan sauna di lantai dua dan tiga.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan, para pengunjung T1 Sauna bervariasi. Mulai dari pemuda hingga lanjut usia. Bahkan, oknum mahasiswa hingga PNS disebut pernah mengunjungi tempat tersebut.

“Banyak yang ke sini mobil mewah. Baju dinas PNS gitu banyak, ABG banyak, kakek-kakek yang sudah tua juga ada. Sejak yang Atlantis digerebek membernya jarang datang. Kemarin yang ditangkap orang baru semuanya itu. Kalau malam Rabu diskon 50%,” ujar T.

Sebelumnya, pada Minggu 21 Mei 2017 lalu Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 141 pria dalam pesta seks sesama jenis di Atlantis Gym. Kini, kasus serupa terjadi di T1 Sauna Jakarta Pusat, di mana polisi menciduk 51 orang yang sedang memadu kasih dengan sesamanya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek tempat prostitusi pria pencinta sesama jenis yang dilakukan di T1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Oktober 2017 malam. Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis.

Akhirnya, sebanyak 51 pria diamankan dari penggerebekan tersebut. Dari puluhan orang itu, terdapat juga empat warga China, seorang warga Thailand, seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura.

Pengelola spa bersama karyawannya sudah dija‎dikan tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni GG, GCMP, NA, ES dan K. Sementara satu orang lagi dengan inisial H masih buron. Mereka dijerat Pasal 30 jo Pasal 4 Ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau Pasal 296 KUHP. (RF)

You must be logged in to post a comment Login