TKI Hong Kong di Bunuh, Pelaku Seorang Bankir Psikopat

Viaberita.com – Pada 27 oktober lalu, jasad 2 TKI Hong kong Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih di temukan di sebuah apartemen. Jasad Sumarti di temukan dalam keadaan termutilasi dan di masukkan ke dalam koper. Sedangkan jasad Seneng Mujiasih atau Jesse tergeletak tanpa busana dengan luka di leher dan di bagian bokong.

Pelaku dari pembunuhan tersebut adalah seorang bankir inggris, Rurik Jutting. Selang beberapa waktu setelah pembunuhan, Pelaku menelpon polisi dan mengaku telah membunuh, Hingga akhirnya polisi menangkap jutting.

Kepada polisi Jutting mengaku telah membunuh dua tenaga kerja asal indonesia di apartemennya di Wan Chai, Hongkong. Polisi menduga jika Jutting mengalami depresi akibat di tinggal tunangannya selingkuh dengan pria lain. Keterangan tersebut di dapatkan dari salah seorang teman jutting, “sejak saat itu kehidupannya hancur” imbuhnya.

Sebelum di tangkap, bankir inggris tersebut menuliskan dalam sistem emailnya jika dia adalah seorang psikopat. Jutting juga sempat mengirim tulisan ke facebook lewat akunnya “apa 29 adalah umur yang sempurna? seya merasakan lebih tenang dan aman. Saya tahu sorang teman yang baik dan tahu keterbatasanku. Maka tidak heran jika kelompok usia 29 merupakan yang paling populer”.

Jutting mengatakan pada pengacaranya jika dia masih waras “Saya tidak gila!” begitulah pernyataan jutting yang di kutip Martyn Richmond, pengacara jutting. Martyn mengusulkan agar kliennya di tempatkan di unit kejiwaan yang aman. Jutting terlebih dahulu dibawa ke unit psikiatri untuk pengecekan lebih lanjut.

You must be logged in to post a comment Login