Yang Betul itu Silaturahim Bukan Silaturahmi

Viaberita.com – Umat Islam Indonesia adalah umat yang suka silaturahmi. Apalagi saat lebaran seperti ini, hampir semua orang pasti berkeinginan untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing untuk sekedar silaturahmi dengan sanak saudara atau sekedar temu kangen dengan teman-teman masa kecilnya di kampung.

Saling berkunjung, saling menyapa dan saling berkomunikasi terus kita jalani. Namun, mengapa tetap saja selalu ada saja kebencian, kedengkian dan konflik diantara kita, padahal silaturahim terus dijalin banyak pihak?

Kalau boleh dikatakan penyakit, penyakit itu adalah seringkali kita keliru menggunakan istilah kata. kita keliru menggunakan istilah silaturahmi. Padahal, yang betul adalah silaturahim.

Lantas, apa bedanya silaturahmi dengan silaturahim ?padahal susunan hurufnya sama saja. Ya, memang perbedaannnya ada pada akhiran yang ada pada huruf mim.

Pada dasarnya silaturahmi berasal dari dua kata, “silah” dan “rahmi”. Silah artinya menyambungkan. Sedang rahmi artinya rasa nyeri yang diderita para ibu ketika melahirkan. Hal ini tentu sangat berbeda rahim yakni menyambung rasa kasih sayang dan pengertian.

Itu sebabnya kebencian, kedengkian dan konflik masih saja ada meski silaturahmi terus terjalin. Sebab, yang kita sambung adalah rasa nyeri para ibu kita ketika melahirkan tadi.

Sedangkan silaturahim bersal dari kata “Silah” yang berarti menyambungkan dan rahim artinya kekerabatan. Jadi silaturahim “menyambungkan kekerabatan ukhuwah diantara kita semua.”

Makanya, mulai sekarang marilah kita gunakan istilah yang benar. Jangan sampai “kesalah kaprahan” masyarakat ini berlangsung terus menerus sehingga akan merubah makna kata yang sebenarnya.

Wallahualam.

Dana Khoiril Huda

Seorang Pemuda 22 Tahun asal kota kretek. Kuliah jurusan Teknik Elektro. Suka traveling, gaming, blogging, hiking and playing football. Sedang berproses menjadi 3S = Sholeh, Sehat, Sugih (Aamiin)

Kamu pasti juga suka..

Komentari dong gan..