Pro Kontra Brimob Raider, Satuan Polisi Berkemampuan Setara Kopassus

Pro Kontra Brimob Raider, Satuan Polisi Berkemampuan Setara Kopassus

Viaberita.com – Brimob Raider. Permintaan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti agar satuan Brigade Mobil (Brimob) Polri dilatih oleh Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat menuai pro dan kontra. Anggota Komisi III DPR Desmon J Mahesa yang juga Politisi di Partai Gerindra ini mengkritik wacana brimob raider tersebut. Kata dia, Brimob bergaya Kopassus sangat mengkhawatirkan.

Menurut dia, kemampuan Brimob mirip Kopassus diperlukan hanya untuk menangani perlawanan separatisme seperti di Papua dan Aceh, selama ini. “Karena itu, ini kalau jadi, harus benar-benar hati-hati,” kata Desmond.

Dia mengingatkan, kalau pelatihan ala Kopassus kepada anggota Brimob kemungkinan besar akan mengikis tampilan ramah. Padahal, sebagai anggota, setiap polisi diharuskan mengedepankan unsur pendekatan ketika menangani sebuah kasus.

Sementara itu menurut Muslim Ayyub, Politisi Partai PAN menilai permintaan Kapolri itu memang sudah sesuai kebutuhan bila melihat situasi ketika Polri harus berhadapan dengan terorisme. Dalam posisi ini, Brimob satu-satunya yang diharapkan untuk mensiasati supaya pelaku teror bisa tertangkap.

“Apalagi dalam permainan di hutan. Kan banyak di hutan mainnya, dikejar ke hutan larinya, spesialisnya memang pada brimob,” jelasnya.

Pihak Polri beralasan mengapa pihaknya mengirim permintaan agar Brimob diberi pelatihan Raider oleh Kopassus TNI AD dimaksudkan agar Brimob dan TNI semakin dekat dan mesra. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Pol Kombes Suharsono.

Suharsono mengatakan, dengan pelatihan bersama itu diharapkan anggota bisa menjaga komunikasi dan saling mengenal sehingga ketika di lapangan bisa bekerjasama dengan baik.

“Sehingga saat sama-sama di lapangan ada komunikasi, saling kenal,” tegasnya di Mabes Polri, Selasa (28/7)

You must be logged in to post a comment Login