Panglima TNI : Ke Depan Konflik Timur Tengah Akan Bergeser ke Indonesia

Panglima TNI : Ke Depan Konflik Timur Tengah Akan Bergeser ke Indonesia

Viaberita.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo didampingi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, kemarin sore, memberi pembekalan kepada 793 calon perwira remaja (capaja) TNI dan Polri 2015. Terdiri dari 215 Taruna Akmil, 100 Kadet AAL, 89 Karbol AAU dan 389 Taruna/Taruni Polri.

Pembekalan terkait dengan Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Pelantikan Perwira Polri tahun 2015 di Ruang Auditorium Akpol, Semarang.

Dalam pembekalannya, Panglima TNI mengingatkan kepada Capaja TNI dan Polri bahwa tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia ke depan tidaklah ringan. Ini antara lain dilatarbelakangi perkembangan lingkungan strategis serta beberapa permasalahan global mulai dari pesatnya peningkatan populasi penduduk dunia, menipisnya energi, kelangkaan pangan dan air, juga pergeseran latar belakang dan lokasi konflik dunia dimasa datang.

“Jika saat ini konflik-konflik di dunia lebih dari 70% berlatar belakang perebutan energi fosil, maka dipastikan ke depan konflik akan berlatar belakang perebutan energi hayati, pangan dan air.”

“Jika saat ini lokasi konflik dunia berasal di Timur Tengah atau yang kita kenal dengan sebutan all spring, maka ke depan konflik dunia akan bergeser ke arah negara-negara dunia kaya akan sumber daya alam yang berada di equator termasuk Indonesia. Itulah ancaman nyata terhadap negara kesatuan Republik Indonesia,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Menurut Jenderal Gatot, ancaman yang muncul seiring dengan perkembangan dunia tidak lagi terbatas pada ancaman tradisional nontraditional trade. Namun telah berkembang menjadi ancaman nontradisional, non traditional trade termasuk ancaman dunia maya, cyber crime.

“Ancaman jenis baru tersebut kini berkembang semakin luas dan komplek, tidak hanya berupa ancaman militer namun juga ancaman terhadap seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

“TNI dan Polri adalah bagian dari pemerintah, maka antara TNI dan Polri harus saling mendukung dan menguatkan. Para Perwira TNI dan Polri sebagai aparat harus mampu mengajak masyarakat untuk saling menjaga dan memelihara kohesi keragaman dan kebhinnekaan Indonesia,” Pungkas Sang Jenderal

You must be logged in to post a comment Login