Menteri Pertahanan : Kalau Tak Mau Ikut Bela Negara Silahkan Angkat Kaki dari RI

Menteri Pertahanan : Kalau Tak Mau Ikut Bela Negara Silahkan Angkat Kaki dari RI

Viaberita.com – menteri pertahanan. Wacana pemberlakuan wajib militer atau dalam istilah Pemerintah disebut “bela negara” kembali mengemuka di Indonesia. Kementerian Pertahanan RI disebut akan mewajibkan bela negara terhadap 100 juta warga negara Indonesia.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, seluruh warga negara wajib hukumnya ikut program ini. Nanti yang bakal membedakan hanyalah soal porsi latihannya saja.
.
“Yang umurnya 50 tahun ke atas dan ke bawah itu disesuaikan saja porsi latihannya,” ujar Ryamizard Ryacudu di Kemenhan, Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Senin (12/10/2015).

(Baca Juga : Wajib Militer di Eropa Mulai Ditinggalkan Sedangkan di Indonesia Mau Diterapkan ?)

Mulai tukang ojek hingga rektor pun wajib ikut serta dalam bela negara. Bela negara nantinya juga akan masuk di kurikulum mulai TK hingga perguruan tinggi.
.
“Kalau tak suka bela negara di sini, tidak cinta tanah air, ya angkat kaki saja dari sini. Kita bangkit dan hancur harus bersama. Dan akan ada kurikulum untuk bela negara, mulai TK hingga perguruan tinggi,” tuturnya. Namun secara tegas dia menjelaskan bela negara ini bukan wajib militer. Dan program bela negara merupakan program murni dari Kementerian Pertahanan.
.
“Anda harus bedakan. Ini bela negara dan itu wajib militer. Bela negara dan wajib militer, itu berbeda dan nggak sama. Ini programnya Kementerian Pertahanan,” tegas Menhan.

You must be logged in to post a comment Login