Berikut Kronologi Proses Penyelamatan Tujuh Pendaki Yang Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Gunung Lawu

Berikut Kronologi Proses Penyelamatan Tujuh Pendaki Yang Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Gunung Lawu

Viaberita.com – Tewasnya tujuh pendaki yang terjebak kebakaran di Gunung Lawu membuat miris banyak pihak. Di saat Indonesia sedang dilanda duka bencana asap di Sumatera dan Kalimantan, di Pulau Jawa pun ternyata juga tak luput dari bencana kebakaran di beberapa gunung khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. (Baca : Ratusan Warga Ikut Bantu Padamkan Lereng Merbabu)

Musibah tewasnya tujuh pendaki gunung lawu asal Ngawi dilaporkan kali pertama ke petugas pos 1 oleh seorang pendaki asal Semarang bernama Maisuri Salim. Saat itu saksi mengetahui ada lima jasad manusia yang kondisinya hangus terbakar di sekitar pos 3 Gunung Lawu wilayah Magetan. (Baca Juga : Penyebab Tujuh Pendaki Tewas Terjebak Kebakaran Gunung Lawu)

Untuk sementara, sudah 13 pendaki asal SMK Yosonegoro sudah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat karena adanya kebakaran di hutan di lereng gunung. Rombongan ini berbeda dengan enam pendaki yang ditemukan tewas terbakar.

BNPB menyebut kebakaran tersebut terjadi akibat pembakaran api unggun yang belum dipadamkan oleh para pendaki. Kebakaran ini telah menyebabkan petak 73 KPH Gunung Lawu dipenuhi api hingga menyebabkan sejumlah pendaki lainnya terjebak.

Berikut Kronologi Proses Penyelamatan Tujuh Pendaki Yang Tewas Akibat Terjebak Kebakaran Gunung Lawu :

  • Pukul 08.00 WIB terlihat kepulan asap di sekitar Pos 3 Cemoro Sewu.
  • Pukul 09.30 WIB Tim gabungan dari Perhutani, Anggota Koramil 0804/02 Plaosan dan masyarakat menuju TKP untuk melaksanakan pemadaman.
  • Pukul 13.40 WIB Tim gabungan yang sedang menuju TKP mendapatkan informasi dari pendaki atas nama Saudara Mansur Salim (46), alamat Desa Rowosari Kec Tembalang Kab Semarang Jateng bahwa telah menolong 1 orang pendaki tepatnya antara Pos 4 dan Pos 3 atas nama Dita Kurniawan (18), pelajar SMK Yosonegoro Magetan, alamat Desa Candirejo Kec/Kab Magetan dan mendapat informasi juga dari pendaki yang telah ditolong bahwa ada 8 orang korban yang masih terjebak di atas.
  • Pukul 14.00 WIB, Dita Kurniawan, dibawa turun ke Pos 1 dan menceritakan bahwa pada Sabtu (17-10-2015) telah mendaki melalui jalur Cemoro Kandang bersama 13 orang, namun 11 orang temannya belum diketahui keberadaannya karena terpisah dalam perjalanan.
  • Pukul 14.20 WIB Tim gabungan menemukan 1 korban atas nama Saudara Eko Nurhadi (45), alamat Ngawi dalam keadaan luka bakar 50 persen (perut, tangan dan wajah).
  • Pukul 14.30 WIB Korban dievakuasi ke POS 1 Pemberangkatan, selanjutnya Korban dievakuasi menuju RSUD DR Sayidiman Magetan.
  • Sampai dengan Pkl 18.00 WIB Tim gabungan TNI, Polri, Perhutani, BPBD, AGL (Anak Gunung Lawu) dibantu Masyarakat Cemoro Sewu dan Singolangu masih melaksanakan penyisiran dan evakuasi.
  • Hasil penyisiran sementara sampai dengan saat ini diperoleh informasi korban kebakaran hutan yang terjadi di antara Pos 3 dan Pos 4 adalah 8 orang dengan rincian 6 orang meninggal, 2 orang dalam kondisi kritis dan masih dalam proses evakuasi.

You must be logged in to post a comment Login