Ahok & Ridwan Kamil ‘Ngobrol’ Soal Konflik The Jack dan Bobotoh

Ahok dan Ridwan kamil bahas konflik the jack - bobotoh

Jakarta, Viaberita.com – Perseteruan antara dua supporter fanatik, The Jack (pendukung Persija Jakarta) dan Bobotoh (untuk pendukung Persib Bandung) memang telah berlangsung cukup lama. Bahkan tak jarang konflik The Jack dan Bobotoh diwarnai dengan tidakan anarkis. Hal ini lantas membuat orang nomor satu di Jakarta dan Bandung menggelar acara “ngobrol bareng” untuk membahas dan mencari solusi untuk meredam konflik ini.

Keinginan untuk mendamaikan kedua kubu supporter ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Walikota Bandung Ridwan Kamil (Emil) pada sebuah acara di Gedung Sasono, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (22/11/2014).

“Di zaman dulu itu soal perbedaan dan permusuhan suporter tidak terlalu kentara, tapi di zaman yang semakin modern justru hal itu semakin kuat. Menurut saya ini karena ada kesalahan dalam pola pikir. Saya juga mengamati suporter. Yang saya lihat mereka ini tidak punya organisasi yang formal. Selama ini organisasinya itu informal padahal jumlahnya cukup banyak. Jadi seperti ketuanya, bendaharanya, atau bagian apanya itu tidak jelas,” kata Emil.

“Maka itu, saya berpikir ingin mencoba untuk mereformasi mereka dengan menformalkan secara organisasi supaya ada filosofi yang dipegang,” sambungnya.

Ditempat yang sama Ahok langsung setuju dengan gaagsan orang nomor satu di Kota Bandung tersebut.

“Saya juga ada keinginan untuk itu (memformalkan organisasi suporter) karena suporter memang kerap tidak terkendali. Nah, langkah Bapak Ridwan (Kamil) ini sudah benar,” tutur Ahok.

“Saya pun akan mulai menertibkan The Jak. Minimal organisasinya harus jelas, siapa anggotanya dan lainnya,” lanjut dia.

Namun, lanjut Ahok, sebenarnya antara petinggi kedua kubu supporter tidak ada permusuhan, semuanya damai. Ahok juga mencvurigai ada pihak lain yang menyusup dan mencoba memanaskan suasana.

“Sebenarnya bukan perdamaian. Karena sebenarnya orang-orang di atasnya damai-damai saja kok. Yang masalah itu justru siapa sih yang mengaku-ngaku suporter The Jak. Jangan-jangan susupan,” terang Ahok.

Disisi lain, Emil mengaku ingin membicarakan soal konflik  The Jack dan Bobotoh ini lebih dalam lagi dengan Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta. Ia tidak ingin hanya sekadar berencana, namun lebih menghendaki sebuah tindakan nyata untuk meredam konflik di kedua kubu.

“Tidak ada salahnya saya sebagai Walikota Bandung, juga Gubernur DKI Jakarta untuk ngobrol bareng. Tapi harus berstruktur, tidak bisa sekadar simbolis saja seperti sebelumnya, dan tidak bisa instan juga. Jangan berharap enam bulan ini bakal selesai, butuh 2-3 tahun untuk menyelesaikan ini,” kata Ridwan yang langsung disetujui oleh Ahok.