Loading...

Belum Banyak Yang Tau, Fakta Tersembunyi Baju Astronot

Loading...

Belum Banyak Yang Tau, Fakta Tersembunyi Baju Astronot

Viaberita.com, Teknologi Astronot tentu sudah tidak asing lagi dalam dunia astronomi. Mereka telah berjaa dalam menggali sejarah mengenai hal-hal yang berada di luar planet Bumi. Banyak sekali penemuan tentang galaksi, planet, hingga partikel cahaya yang sulit dijelaskan bentuk maupun wujudnya.

Para astronot harus beradaptasi dengan tidak adanya gravitasi di luar Bumi sehingga diperlukan kesehatan yang fit dan tidak boleh berada dalam gangguan sedikitpun. Banyak risiko di luar angkasa yang menghampiri para astronot. Maka dari itu, mereka perlu mengenakan kostum khusus saat melakukan misi di luar angkasa.

Nah, berikut ini 5 fakta unik mengenai baju astronot yang jarang diketahui.

1. Baju astronot memiliki kriteria khusus


nasa.gov
Material yang digunakan dalam baju astronot mempunyai kriteria khusus terhadap wilayah luar angkasa. Kandungan kimia yang ada di luar angkasa harus dapat ditangkal oleh baju astronot sehingga dapat beradaptasi dengan baik. Lalu radiasi sinar matahari juga mampu ditangkal oleh baju tersebut.

Di luar angkasa, kita tidak akan tahu seberapa banyak kandungan yang terdapat dalam jutaan bintang di angkasa dan juga temperatur ruang yang sangat luas tersebut. Maka dari itu, beberapa hal sudah diujikan terlebih dahulu dari para ilmuwan untuk menjadikan standarisasi khusus dari sebuah baju astronot.

2. Baju astronot lebih cocok untuk gravitasi nol


nasa.gov
Jika dipakai di Bumi, maka baju tersebut tidak baik untuk dipakai karena baju tersebut cukup berat dan berbahan tebal. Baju astronot memudahkan para astronot untuk bergerak mengitari planet yang dipijakinya. Hal ini terkait massa atau beban baju tersebut seimbang dengan gravitasi nol yang berada di luar angkasa. Seperti satelit alami Bumi, yaitu Bulan, banyak astronot sudah menginjakkan kakinya di sana dengan menggunakan baju tersebut.

3. Ukuran yang begitu longgar


theverge.com
Ukuran baju astronot tidak boleh dibuat pas dan harus longgar. Hal tersebut dikarenakan pengaruh gravitasi nol yang lebih cocok dibuat dengan baju berukuran yang tidak pas sehingga tidak terjadi gangguan. Jika dipakai di Bumi, hal tersebut tentu akan sangat mengganggu karena tingkat kelembaban yang ada pada baju astronot lebih tinggi di Bumi dan juga dipengaruhi oleh gravitasi.

4. Sangat tidak nyaman


nasa.gov
Baju astronot tidak begitu nyaman untuk dipakai dalam jangka waktu yang lama. Mereka akan merasakan kurang nyaman dan pasti akan segera melepaskannya saat kembali ke dalam pesawat antariksa untuk lebih leluasa dalam melakukan segala aktivitas.

Mereka tentu tidak akan minum dan makan dengan menggunakan baju tersebut karena akan sangat mengganggu. Maka dari itu, banyak astronot menyiapkan baju cadangan untuk melapisi tubuhnya selama di luar angkasa.

5. Tes kesehatan bagi setiap astronot


nasa.gov
Tes kesehatan ini bertujuan untuk mengukur dan melihat perubahan yang ada pada astronot setelah kembali ke Bumi. Mereka akan mendapat laporan penelitian di balik luar angkasa yang harus lebih dipahami dan dipertimbangkan tentang standarisasi penerbangan ke luar angkasa.

Sumber : Idntimes.com
Loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
Loading...