Gemilang Di Mata Dunia, Legendaris Sepak Bola Ini Tidak Pernah Berkarier Di Eropa | Via Berita | Info Viral Indonesia

Gemilang Di Mata Dunia, Legendaris Sepak Bola Ini Tidak Pernah Berkarier Di Eropa


Gemilang Di Mata Dunia, Legendaris Sepak Bola Ini Tidak Pernah Berkarier Di Eropa

Viaberita.com, Olahraga - Sepak bola Eropa dianggap sebagai yang terbaik di dunia. Anggapan seperti ini tak terlepas dari fakta bahwa liga-liga di benua Eropa selalu berhasil menarik perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia dan biasanya para pemain melakukan transisi ke klub Eropa.

Meskipun begitu, ternyata ada beberapa pemain sepak bola yang sebenarnya hebat namun belum bisa mencicipi megahnya rumput lapangan di kompetisi Eropa. Bahkan beberapa diantaranya merupakan legenda sepak bola dunia dan pahlawan bagi negara yang dibelanya. Berikut 5 pesepak bola menakjubkan yang tidak pernah bermain di Eropa.

1. Yasuhito Endo


goal.com
Dikenal sebagai Pirlo-nya Jepang, Yasuhito Endo merupakan salah satu pesepak bola Jepang terbesar yang pernah ada. Sepanjang kariernya selama 19 tahun bermain sepak bola, Endo telah sepenuhnya bermain di liga Jepang dan menolak banyak tawaran untuk bermain ke luar negeri.

Pemain berusia 38 tahun ini telah menghabiskan sebagian besar kariernya di Gamba Osaka, dimana ia dianggap pahlawan karena kesetiaannya. Ia memiliki kemampuan passing yang luar biasa, kepemimpinan, dan kemampuan dalam mencetak gol.

Endo juga dikenal karena tingkat akurasinya ketika mengeksekusi tendangan bebas dan dihormati sebagai salah satu gelandang Jepang paling kreatif serta salah satu pemain Jepang paling berbakat. Pada tahun 2008, ia dianugerahi gelar sebagai pesepak bola terbaik Jepang.

2. Jose Manuel Moreno


fifa.com
Jose Manuel Moreno merupakan striker asal Argentina pernah yang bermain untuk beberapa klub di Argentina, Meksiko, Kolombia dan Chile. Ia menjadi pesepak bola pertama yang berhasil memenangkan gelar liga di empat negara berbeda.

Legenda Argentina ini dikenal sebagai pemain dengan teknik sempurna, visi besar dan kemampuan dribel yang sangat bagus. Dampak terbesarnya yang pernah dicatatkan Moreno dapat dilihat dari fakta bahwa, pada tahun 1999 ia berada diantaranya 25 pemain terbaik di dunia pada abad ke-20 dan berada diantara lima pemain terbaik Amerika Selatan, melalui polling oleh IFFHS.

Moreno juga menikmati kesuksesan signifikan dengan timnas setelah memenangkan tiga kejuaraan di Amerika Selatan.

3. Rivellino


dreamteamfc.com
Salah satu pemain paling elegan sepanjang sejarah sepak bola - Rivellino merupakan salah satu bintang dalam kesuksesan Brazil meraih gelar di Piala Dunia tahun 1970. Pemain dengan dikenal dengan kumis khasnya ini, memiliki kemampuan luar biasa dalam mengeksekusi tendangan bebas.

Keterampilannya dalam passing, penguasaan bola, visi dan dribbling tidak bisa diragukan lagi. Gerakan elastico atau flip flap merupakan gerakan khas yang sering dipertunjukkan Rivellino di atas lapangan. Meskipun dikenal sebagai gelandang serang yang menakjubkan, pada faktanya Rivellino tidak pernah bermain di kompetisi Eropa.

Sepanjang kariernya, ia hanya membela tiga klub saja yaitu Corinthians, Fluminense dan Al-Hilal.

4. Garrincha


hindustantimes.com
Pemenang dua Piala Dunia (1958 & 1962) yang dianggap sebagai salah satu pemain paling berbakat yang pernah ada - Garrincha merupakan ikon nomor 7 untuk Brazil serta klubnya, Botafogo. Dikenal luas sebagai dribbler terbaik sepanjang sejarah sepak bola, Garrincha sering diposisikan di sayap kanan.

Pada Piala Dunia 1962, Garrincha berhasil memimpin Brazil meraih gelar sekaligus mendapatkan dua penghargaan individu sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak sepanjang kejuaraan. Garrincha disebut sebagai "Joy of the People" karena keluguannya dan kemampuan dalam mengecoh lawan yang terkadang mengundang gelak tawa.

Ia juga merupakan salah satu dari sekian pemain yang bisa mencetak gol langsung melalui sepak pojok, dan ia sudah melakukannya sebanyak 4 kali. Sepanjang kariernya, Garrincha hanya bermain untuk klub di liga Brazil saja.

5. Pele


standardandstripesfc.com
Pada Piala Dunia tahun 1958, salah seorang striker Brazil berusia 17 tahun muncul sebagai keajaiban terbesar sepanjang sejarah sepak bola. Dengan ketenangan yang luar biasa, kekuatan yang mengesankan, dan yang paling penting adalah kecerdasan tertinggi, Edson Arantes do Nascimento atau yang dikenal sebagai Pele, mungkin merupakan salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.

Pele telah memenangkan tiga Piala Dunia bersama Brazil dan mencatatkan dirinya kedalam rekor dunia Guinness sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa, dengan 1281 gol dalam 1363 pertandingan. Meski memiliki segudang prestasi bagi negara maupun individu, Pele ternyata tidak pernah sekalipun bermain di Eropa. Ia menghabiskan sebagian besar karirnya di Santos dan beberapa musim di New York Cosmos, sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun.

Demikian tadi sedikit ulasan mengenai pesepak bola menakjubkan yang tidak pernah bermain di Eropa. Dengan talenta pemain non-Eropa yang saat ini sedang pada masa puncaknya, rasanya sulit untuk tidak melihat setidaknya satu pemain non-Eropa di liga-liga besar Eropa.

Sumber : Idntimes.com
Loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==