Loading...

Kisah Haru Wanita Korban KDRT Penyiraman Air Keras, Lihat Fotonya Sekarang

Loading...
foto kabarbisnis.com

Kisah Haru Wanita Korban KDRT Penyiraman Air Keras, Lihat Fotonya Sekarang

Viaberita.com, Inspirasi - Masih ingat dengan kasus Lisa yang dahulu sempat ramai diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia.

Saat itu, seorang wanita menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Wanita itu bernama Siti Nur Jazilah, atau yang biasa dipanggil Lisa. Kasus penyiraman air keras kala itu belum marak. Sehingga publik melihat hal yang sangat mengenaskan terjadi.

Lisa pun harus menjalani sejumlah perawatan untuk merawat luka pada wajahnya. Dimana dahulunya Lisa adalah sosok wanita yang terbilang cantik. Perawatan itu dilakukannya di rumah sakit selama tujuh tahun.

Hingga akhirnya, pada tahun 2014 lalu, Lisa pun diizinkan pulang dari rumah sakit.

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, Lisa, Rabu (5/2/2014) siang lalu akhirnya diperkenankan pulang setelah tujuh tahun dirawat di RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Selama itu Lisa telah melalui 17 operasi rekonstruksi wajah.

Perempuan 30 tahun asal Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, itu dilepas, Surabaya.

Hadir dalam acara pelepasan itu di antaranya Ketua Tim Bedah Plastik Face Off saat itu, Prof dr Sjaifuddin Noer dan Direktur Utama RSU dr Soetomo, Surabaya saat itu, dr Dodo Anondo.

"Lisa diperbolehkan pulang karena secara medis, luka sudah membaik meskipun wajah belum sempurna 100 persen. Apalagi, Lisa sudah dianggap bisa hidup mandiri tanpa bantuan tim medis lagi," kata Prof dr Sjaifuddin Noer.

Meski demikian, Lisa masih diwajibkan kontrol seminggu dua kali untuk melihat perkembangan bekas lukanya.

Sjaifuddin menambahkan, masih ada kemungkinan operasi, tetapi sifatnya hanya operasi kecil dan tidak memerlukan penanganan khusus atau rawat inap.

"Yang masih rentan, bukan masalah lukanya, namun masalah psikologisnya, karena Lisa akan hidup di tengah masyarakat seperti dulu. Namun kami yakin Lisa akan siap menghadapi," tambahnya.

Selama tujuh tahun menjadi pasien, Lisa mengalami 17 kali operasi rekonstruksi wajah. Operasi pertama dilakukan pada 28 Maret 2006 dengan mengganti kulit wajah dengan kulit punggung.

Sementara itu, operasi terakhir 27 Februari 2013 dengan memperbaiki kelopak mata kanan bagian atas, bagian bibir, dan sudut pipi.

Lisa sebelumnya adalah korban kekerasan dalam rumah tangga pada 2004 lalu. Dia disiram air keras di wajahnya oleh suaminya sendiri karena keributan rumah tangga.

Nasib Lisa sekarang

Setelah 14 tahun lalu berlalu dari kejadian yang dialaminya, Lisa terus menjalani hidup. Satu cara yang dilakukannya untuk bisa terus bertahan hidup adalah membuat, dan menjual sejumlah kerajinan tangan.

Itu seperti yang terlihat pada akun Instagram miliknya, @lisa_jewellry_handmade. Bahkan, pada satu di antara unggahannya, Lisa juga mengunggah foto pelanggan setianya, yaitu istri seorang direktur rumah sakit yang ada di Surabaya.

Lisa juga terlihat menghadiri event seminar yang ada di Bali. Lisa juga terlihat pernah mengunggah sebuah foto bersama Istri Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Fatma Yusuf, serta Anne Avantie.

Maduku Bersama Kartini Tangguh Diantara banyak wanita tangguh di Indonesia ada salah satu perempuan tangguh yang layak diberi apresiasi. Dialah Siti Nurjazilah. Perempuan yang populer dipanggil Lisa itu merupakan satu-satunya wanita hebat. Perempuan asal Malang bisa dikatakan perkasa karena berhasil melewati masa sulit di RSUD dr Soetomo Surabaya dalam operasi ganti wajah atau face off. Idealnya, seseorang operasi tubuh paling banyak 5 kali. Lisa berbeda. Wanita berkulit mulus itu keluar masuk ruang operasi selama 17 kali. Itupun operasi besar...!!! Bisa dibayangkan, bagaimana rasanya. Ya sakit fisik yang diderita akibat tajamnya pisau operasi para dokter spesialis yang menangani kasusnya. Untuk keperluan medis itu. @lisa_jewellry_handmade harus rela tinggal selama 7 tahun di RS. Berteman dengan bau obat-obatan. Lorong rumah sakit dan tentu saja berbagai macam penyakit yang datang silih berganti. Layaklah jika kemudian Lisa disebut wanita perkasa. Keperkasaannya dibuktikan Lisa sebagai perajin sekaligus pengusaha handicraft populer. Karyanya berupa aksesoris dikoleksi perempuan, tokoh dan pengusaha papan atas negeri ini. Mulai menteri, pengusaha, istri pejabat, politisi hingga sosialita. Menjelang peringatan hari Kartini ini, Lisa mendapat kepercayaan dari disainer kondang, Anne Avanti mengenakan kebaya andalannya. "Alhamdulillah, seneng banget dapat kepercayaan dari orang2 top," katanya riang. Lisa layak disebut Kartini tangguh. Tidak itu saja. Wanita berambut panjang itu juga kebanjiran tawaran pameran di berbagai kota di Indonesia. Untuk menunjang padatnya aktivitas itu, Lisa mengkonsumsi Maduku--madu tawon randu. Terima kasih yang tak terhingga pada perempuan yang layak jadi inspirasi banyak kalangan untuk ketabahan dan kekuatannya dalam menghadapi rintangan. Juga cobaan akan kerasnya kehidupan. Yang berminat, bisa mengunjungi gerak UKM DPRD kota Surabaya jl Yos Sudarso. Atau juga bisa online melalui 087853069666 (wa) #madu #madukumadutawonrandu #tawonmadu #sehat #kesehatan #faceoff
A post shared by Siti Nasyi'ah (@sitinasyiah) on

Sumber : Tribunnews.com
Loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
Loading...