Masih Panas Perang Dua Dewa Valentino Rossi vs Marc Marquez, Begini Kata Zarco

Johann Zarco berharap para pebalap MotoGP bisa mencari solusi atas masalah yang ada.


Masih Panas Perang Dua Dewa Valentino Rossi vs Marc Marquez, Begini Kata Zarco

Viaberita.com, MotoGP - Pebalap Tech 3 Yamaha Johann Zarco menganggap MotoGP sedang menyaksikan perang dua 'Dewa' di MotoGP Amerika Serikat menyusul perseteruan antara Valentino Rossi vs Marc Marquez.

Perseteruan Rossi vs Marquez dipastikan berlanjut di MotoGP Amerika. Rossi dalam konferensi pers di Sirkuit Austin, Kamis (19/4), tetap pada pernyataannya dan menganggap Marquez sebagai pebalap yang berbahaya.

Zarco dalam konferensi pers jelang balapan MotoGP Amerika mengatakan MotoGP sedang dalam posisi yang sulit. Pasalnya, MotoGP sedang menghadapi perang antara dua 'Dewa' di kelas primer Grand Prix.

"Harus ada perubahan di Race Direction? Saya tidak tahu. Kita sedang berurusan dengan dua dewa. Kita punya Rossi, yang merupakan dewa pertama, dan sekarang Marquez yang merupakan dewa lainnya karena dia melakukan hal luar biasa," ujar Zarco dikutip dari Crash.

Johann Zarco berharap para pebalap MotoGP bisa mencari solusi atas masalah yang ada. (REUTERS/Ibraheem Al Omari) Zarco mengatakan para pebalap MotoGP harus satu suara menghadapi masalah yang ada. Pebalap asal Perancis itu juga berharap Race Direction konsisten dalam memberi hukuman di MotoGP.

"Marquez dapat penalti dan gagal meraih poin di Argentina. Mungkin itu hal terburuk untuk Marquez, tapi jika kita ingat di MotoGP Malaysia 2015, ketika Rossi menendang Marquez, apa penaltinya?" ucap Zarco.

"Casey Stoner mengatakan Rossi harusnya mendapat bendera hitam, tapi dia meraih podium. Mereka bilang itu seperti situasi politik dengan mengatakan, 'Oke kamu start dari belakang di Valencia'. Tapi dengan kecepatan yang dimiliki Rossi, dia bisa finis keempat di Valencia," sambung Zarco.

Valentino Rossi tolak bertemu dengan Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat.

Valentino Rossi tolak bertemu dengan Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat.(REUTERS/Marcos Brindicci) Para pebalap MotoGP, Asosiasi Tim Balap Motor Internasional [IRTA], dan Race Direction akan melakukan pertemuan dengan Komisi Keselamatan jelang latihan bebas pertama MotoGP Amerika pada Jumat (20/4) pagi waktu setempat.

"Sulit untuk dikatakan. Ini soal antara pebalap, kami harus berbicara dan mencari solusi bersama. Kita punya orang-orang baik di Race Direction dan mereka berusaha yang terbaik, jadi kami tidak boleh mengubah mereka," ujar Zarco.

Sumber : Cnnindonesia.com