Bunga Ini Bikin Penasarn, Ketika Disentuh Gak Nyangka Ini Yang Terjadi

Viaberita.com, Berita - Seorang pria bersama temannya melakukan penjelajahan di Hutan tropis. Dilansir TribunWow.com dari en.goodtimes.my, saat sedang berjalan, mereka menemukan Bunga putih yang aneh. Bunga tersebut mencuri perhatian mereka. Pasalnya mereka belum pernah menemukan Bunga seperti itu.

Karena penasaran, pria itu memutuskan untuk melihat Bunga itu lebih dekat dan menyentuhnya. Saat disentuh, ternyata Bunga itu bergerak dan mengejutkan pria tersebut.

Lyrebird (en.goodtimes.my)

Perlahan, Bunga itu terus bergerak dan mulai menampakan dirinya. Kepala Bunga pun mulai muncul dan terbang melarikan diri. Tak diduga ternyata Bunga yang bergerak itu sebenarnya adalah burung. Mereka kemudian mencari informasi lanjut mengenai Burung itu melalui internet.

Burung itu ternyata disebut 'Lyrebird '. 'Lyrebird' dewasa memiliki bulu coklat tua di kepalanya sementara punggungnya berwarna abu-abu. Bagian bawah tubuh pucat dan sedikit abu-abu. Ekornya memiliki panjang 50-60 cm dan dikenal sebagai 'lyrates'.

Lyrebird (en.goodtimes.my)

Secara keseluruhan, Burung ini memiliki tujuh pasang bulu dengan bagian tengah lebih panjang dari yang lain. Suara 'Lyrebird' sangat unik, terdengar seperti mesin mobil, gonggongan anjing dan banyak lagi. 'Lyrebird' juga bisa menghasilkan suara yang keras, memekakkan telinga dan menggelegar seperti lonceng. 'Lyrebird' memilih Hutan hujan tropis basah sebagai habitatnya seperti di Tasmania, Australia.

Lyrebird (en.goodtimes.my)

Jenis Burung ini pemalu dan tidak akan mudah menampakkan dirinya. Selain itu, Lyrebird jantan akan memastikan keamanan untuk menarik perhatian betina. Mereka akan menari dan menghasilkan suara merdu untuk mencuri perhatian para burung betina.

Musim kawin 'lyrebird' terjadi sekitar bulan April hingga Oktober dan Mei hingga Agustus. 'Lyrebird' jantan akan membangun sarang menggunakan dedaunan dan ranting dari tanaman. 'Lyrebird' betina menghsilkan telur berwarna ungu dan abu-abu, serta membutuhkan setidaknya enam minggu untuk menetas.

Dari periode enam hingga sepuluh minggu, bayi yang baru lahir akan meninggalkan sarang tetapi masih bergantung pada ibunya selama tujuh hingga delapan bulan ke depan. (*)

Sumber : Tribunnews.com