Dikenal Pendiam, Penembakan Di Texas Menggemparkan Amerika Serikat


Pelaku penembakan di sekolah Santa Fe di Texas, Dimitrios Pagourtzis, diketahui sebagai orang yang tidak suka bergaul. Pengakuan tersebut disampaikan oleh salah seorang teman kelas pelaku.

"Dia anak pendiam serta penyendiri dan bermain di timfootball," sebut seorang teman kelas Pagourtzis, yang menolak disebut namanya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (19/5).


Terkait penembakan di Santa Fe, Gubernur Texas, Greg Abbott, menyebut senjata yang dipakai pelaku didapat dari ayahnya.

Dia mengatakan, pelaku yang sekarang sudah menyerahkan diri, tidak cuma berniat melakukan penembakan, tetapi menginginkan untuk bunuh diri setelah melakukan teror.

"Namun, dia tidak punya keberanian untuk bunuh diri," jelas Abbott.

Hingga saat ini, korban tewas insiden di Texas mencapai 10 orang yang terdiri dari 9 murid dan seorang guru. Sementara 10 lainnya terluka.

Kejadian di Santa Fe, merupakan insiden penembakan berdarah terbaru yang kerap terjadi di Negeri Paman Sam. Terakhir kejadian serupa berlangsung di Parkland Florida pada 14 Febuari lalu.

Insiden di Florida menewaskan 17 orang remaja. Akibat rentetan kasus penembakan di AS, pemerintah Donald Trump ditekan untuk memperbaharui regulasi pemilikan senjata yang telah lama diperdebatkan.

Sumber : Kumparan.com