Komentar Sosial Media Sungguh Kejam, Lihat Curhatan Selebgram Ini


Komentar di Sosial Media begitu bebas dan seakan tanpa batas bisa berkomentar apa saja. Terlebih mereka yang berkomentar seakan berada dibalik tabir yang mereka pikir tidak akan tersentuh oleh siapapun. Sehingga komentar sadis dan miris pun sangat mungkin terjadi.

Hal ini sudah sering banget dialami oleh seleb medsos. Ada saja komentar menjatuhkan yang mereka terima, dan tentu saja itu terasa menyakitkan. Berikut pengakuan 5 seleb medsos soal komentar paling menyakitkan yang pernah mereka terima.

Lihat di sini contoh ilustrasi yang bisa kita kirimkan buat para haters.

Rachel Vennya (@rachelvennya)

Bagi Acel, komentar paling menyakitkan itu yang datang dari orang yang dia kenal.

Acel membocorkan, “Biasanya itu kalau keluar dari mulut orang-orang yang aku kenal, sih. Kalau dari orang yang enggak aku kenal, sih, mau dia ngejelekin orangtua aku atau apa, aku enggak peduli. Karena dia tuh cuma orang yang pengin nyakitin hati aku. Tapi kalau orang yang kenal atau pernah dekat itu, kadang aku nangis dan tanya kenapa sih sama dia. Dia jawab, “kan kamu dikenal sekarang.” Lha, kamu kan kenal aku, kenapa enggak ngomong langsung. Kenapa harus komen hate lewat sosmed,” ungkap Acel.

Lihat di sini cara lain yang dilakukan Rachel Vennya dalam menghadapi komen hate di medsos.



Fransiska Felicia (@felozeli)



www.instagram.com/felozeli
Felozeli membagi haters menjadi dua, haters yang membangun dan yang enggak.

“Kalau yang membangun itu yang biasanya ngomong kayak ‘videonya enggak bermutu nih. Coba lihat video si ini, dia kan menonjolkan pariwisata Indonesia.” Kalau haters kayak gitu bikin aku respect. Kalau yang enggak aku respect itu yang sering bilang jelek, gitu doang, tapi enggak ada masukan apa-apa,” jelasnya.

Awalnya, karena anaknya memang baperan, komen seperti itu sering bikin dia down. Namun lama-lama, dia enggak peduli lagi karena itu enggak bikin dia sukses.



Arsya Nafisa (@arsyanaf21)


www.instagram.com/arsyanaf21
Karena cinta sama make-up, Arsya memutuskan untuk melanjutkan sekolah di bidang make-up. Sehingga dia enggak kuliah formal. Dan ini sering jadi bahan buat para haters.

“Pas dulu aku punya ask.fm, mereka tahu kalau aku enggak kuliah. Beberapa haters yang enggak suka aku ngomong di ask.fm aku, ‘Lo bloon banget sih enggak kuliah? Mungkin karena lo bloon ya?’ Ada juga yang ngomong ‘Sya, bokap nyokap lo pasti enggak bangga deh sama lo.’ Kalau ada yang ngomong gitu, menurutku mereka cuma pengin ngejelekin aku. Mereka enggak tahu aku kerja gimana, belajar gimana, jadi masalah kayak gitu enggak pernah aku tanggepin. Kalau mereka mengkritik makeup aku, itu jadi pelajaran buatku,” beber Arsya.