Pasien RSUD Kediri Jatim Diduga Mengidap Virus Ebola

Viaberita.com  – Pria berusia 45 tahun yang diduga mengidap virus ebola sedang dirawat di rumahh sakit umum daerah (RSUD) pare, Kediri, Jawa timur. Sejak Jum’at 31 oktober, pasien tersebut menjalani perawatan khusus di ruang isolasi RSUD pare, kediri.

Menurut keterangan pihak rumah sakit, pasien yang tidak di beritahukan identitasnya tersebut datang ke rumah sakit dengan keluhan panas tinggi dan nyeri di tenggorokan. Pria tersebut di ketahui pernah tinggal di liberia selama tujuh bulan dan baru kembali ke indonwsia pada 26 oktober lalu.

Mengingat penyakit yang diduga di idap pasien adalah penyakit yang sangat berbahaya, maka pihak rumah sakit segera melakukan langkah penanganan standar gejala ebola yakni dengan melakukan tes laboraturium lengkap, tes darah, tes ginjal dan tes malaria.

Untuk mengetahu secara pasti apakah pasien tersebut benar benar mengidap virus ebola harus menunggu hasil lab dari kemenkes. Sedangkan sampel yang diambil dari tubuh pasien sudah di terima kemenkes pada sabtu malam.

Badan penelitian dan pengembangan kesehatan (balitbangkes) kemenkes melalui Tjandara Yoga Aditama mengatakan “Hasilnya akan keluar paling lama 48 jam, lebih cepat lebih baik”.

Korbanvirus ebola kini hampir menccapai 5.000 jiwa di negara negara kawasan afrika barat . Oleh sebab itu beberapa negara sangat memperketat keamanan terhadap virus yang belum ditemukan obatnya ini. Virus ini memiliki beberapa gejala yang harus di waspadai yakni Demam tinggi yang tidak di ketahui penyebabnya, nyeri oto hebat, gangguan pencernaan, dan manifestasi pendarahan.